12/06/2013 19:44:00

Curhat SBY: Ada Statemen Keras Ditujukan Saya


Foto: kompas

Sindiran diluncurkan oleh Susilo Bambang Yudhono (SBY). Presiden RI itu menyindir Partai Keadilan Sejahtera (PKS) karena menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal tersebut diutarakan SBY saat memimpin rapat sidang kabinet di kantornya, Rabu, 12 Juni 2013.

"Saya mendengar statemen yang keras-keras ditujukan kepada saya pribadi. Saya sampaikan kepada saudara, tidak ada yang senang ketika kebijakan kenaikan BBM ini harus kita ambil. Saya berharap jangan terlalu mudah mengklaim bahwa mereka mencintai rakyat, kami semua mencintai rakyat," katanya. 

Dengan menaikan harga BBM, terang SBY, pemerintah juga  memberi kompensasi kepada masyarakat yang tidak mampu. Salah satunya berupa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BSLM).

"Kita semua berpikir, mencari solusi, mengembangkan kebijakan, itu semua adalah untuk rakyat. Kita berpikir dan berpikir, inilah yang kami sebut dana kompensasi yang secara moral untuk diberikan kepada saudara kita yang berasal dari golongan tidak mampu. Bentuknya beras raskin kita tambah, bantuan siswa untuk anak-anak miskin juga kita tingkatkan dan kita tambah," ucapnya.

SBY berharap dengan naiknya harga BBM, rakyat dapat bersatu dan dapat menerima kebijakan yang diterapkan pemerintah. "Harapan saya kita semua bersatu menjaga perekononomian, bersatu menghadapi masalah, bersatu ketika BBM naik berikan bantuan," tutupnya.
(pm/okezone).

 

 

 

 

Redaksi: redaksi@nabawia.com
Informasi Pemasangan Iklan: iklan@nabawia.com
Curhat SBY: Ada Statemen Keras Ditujukan Saya