Foto: tribunnews

Anas Menyatakan 'Perang' Terhadap SBY

👤Oleh Tim Redaksi Nabawia 🕔12/01/2014 19:27:56

Ucapan terima kasih dari tersangka kasus dugaan korupsi Anas Urbaningrum terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah salah satu sinyal sindiran Anas yang tersembunyi. Demikian dikatakan Pakar Komunikasi Politik Universitas Indonesia, Effendi Gazali.

Menurutnya, tak hanya sekali ini saja Anas mengungkapkan sinyal sindiran  terkait permasalahan kasus yang menjeratnya saat ini. Sindiran ini sudah dimulai dari penulisan status BBMnya seperti 'politik para Sengkuni', 'nabok nyilih tangan', dan lain-lain.

"Sindiran Anas yang terakhir 'terima kasih untuk SBY'. Bukan sampai di situ, yang lebih dramatis adalah Anas menolak makanan dari KPK. Ini sebenarnya sinyal sindiran," kata Effendi di Jakarta Pusat, Minggu (12/1).

Effendi mengatakan dalam ilmu komunikasi politik sinyal itu menunjukkan Anas ingin mengungkapkan sesuatu yang ia ketahui dan diharapkan dapat ditangkap sinyal itu oleh masyarakat dan KPK. Meski demikian, Effendi berpendapat apapun yang diketahui Anas, tidak akan ia ungkap dallam waktu dekat.

Anas dalam hal ini dianggap sudah menyatakan 'perang' terhadap SBY yang juga merupakan Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Akan tetapi, Anas memiliki kejelian dalam melihat waktu yang tepat.

"Dia menunggu waktu yang tepat. Selama menunggu, ia tak ingin didiamkan, Dalam konstelasi yang ada, menurut saya, Anas belum akan mengungkapkan karena belum cukup materinya," sambungnya.

Ia menilai Anas menunggu waktu yang tepat untuk membongkar semuanya. Itu iperkirakan. Terjadi saat Pemilu Legislatif dilaksanakan pada 9 April 2014 mendatang. Jika suara perolehan Partai Demokrat anjlok, maka di situ momen yang tepat bagi Anas untuk mengungkapkan sejumlah rahasia dalam kasus Hambalang.

"Misalnya pas Pileg, suara Demokrat anjlok. Itu bisa jadi momentum untuk Anas menyampaikan, dan saat itu ia berharap konstelasinya berbeda. Ini soal pembacaan waktu saja," tandas Effendi. (pm/jpnn)

 

 

 

Lainnya

Waspada Ebola, Jamaah Haji diminta Jaga Kesehatan

Calon jamaah haji diminta untuk memeriksakan kesehatan sebelum berangkat ke tanah suci dan selalu menjaga ..

Ada Abu Bakar Tak Akui Sahabat Abu Bakar di Kota Cengkeh

Shalat berjamaah di Masjid al-Munawwarah telah berakhir. Ratusan umat Islam mulai berhamburan meninggalkan masjid yang ..

Biaya Nikah dan Rujuk Rp. 600 Ribu

Peraturan Menteri Agama yang mengatur pengelolaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) atas Biaya Nikah dan ..

Ssstt! Ada Preman Misterius Bikin Graffiti ISIS di Solo

Di tengah ramainya pemberitaan soal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Kota Solo digemparkan ..

Dipotes, Buku “Why Puberty” Dinilai Mengandung Kampanye Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender

Ketua Yayasan Anak Bangsa Mandiri dan Berdaya  Fahira Fahmi Idris meminta penerbit buku Elex Media ..

ISIS Dinilai Tak Akan Berimplikasi Luas di Indonesia

Akademisi yang juga pengamat politik, Dr Muhajir Effendi, menyatakan ISIS (Islamic State of Iraq and ..

MIUMI: Jalal Gunakan Isu ISIS untuk Adu Domba Ahlussunnah

Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Jakarta Ustadz Fahmi Salim menilai tudingan Jalaludin ..

Selengkapnya

Komentar

Anas Menyatakan 'Perang' Terhadap SBY